Secerca Harapan di Kotak Pandora

Ada sebagian manusia selalu bertanya, “Mengapa hidupku selalu dirundung masalah, cobaan bertubi-tubi dan tak kunjung reda badai dalam hidupku ini?”. hal ini terlontar ketika manusia sudah tidak mampu lagi membendung rasa sedih dan sakit ketika ia mendapai sebuah harapan yang tidak sesuai dengan relita yang ia peroleh.

Sebuah hal yang sangat manusiawi jika kita mengeluh atas segala cobaan hidup. karena kita adalah manusia biasa, just “the Ordinary people”. yang senantiasa memiliki rasa sakit hati, kecewa dan terluka. Akan tetapi ketika kita menyadari bahwa semua yang kita alami adalah merupakan anugerah dari Allah SWT yang kita tidak pernah tahu apa makna dibalik cobaan yang Ia beri, kita akan merasa bahwa ALlah itu masih sangat sayang, kita masih diakui sebagai umatNya.

kita sebagai manusia terkadang memandang dengan pola pikir manusia biasa yang sangat terbatas pemikiran dan ilmu. kita hanya memandang cobaan itu dari satu sudut pandang bahwa itu adalah beban. Padahal ketika kita menyadari dampak-dampak positif dari permasalahan atau cobaan yang kita terima, kita akan sangat merasa takjub. Dimana Allah SWT memberi cobaan itu tidak semata-mata hanya untuk menguji, tetapi untuk menjadikan kita semakin kuat, hati, mental dan keimanan. sehingga kita bisa menghadapi dunia luas yang buas dengan strategi-strategi hidup yang kita sudah punyai dan pelajari dari cobaan-cobaan hidup yang sudah dialami.

Ditengah rumitnya cobaan hidup dan permasalahan yang kita hadapi, akan selalu ada harapan untuk menuju hidup terbaik. Allah SWT telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk kita. Harapan… yaa harapan….
Manusia wajib berharap yang terbaik, tetapi berharaplah kepada Allah SWT.

Harapan terlihat seperti kata yang semu dengan sedikit atau bahkan tak ada relevansi pada kehidupan Anda, tetapi sejauh harapan berarti melihat kemungkinan yang melekat dalam kehidupan Anda, harapan bisa menjadi awalan yang penting bagi Anda untuk keluar dari kebiasaan yang Anda lakukan. Ikutilah langkah-langkah berikut ini untuk mulai melihat lebih banyak kemungkinan harapan di kehidupan sehari-hari Anda.

  1. Membayangkan kehidupan

Kita bisa memulai dengan cara mencari tahu bagaimana kehidupan kita akan terlihat, sebelum kita memilki harapan, sebaiknya cari tahulah terlebih dahulu mengenai jenis kehidupan yang paling menarik dalam bayangan kita. Lalu lakukan analisis apa saja yang terkandung dalam kehidupan impian ideal yang kita inginkan. dan tulislah visi hidup yang kita inginkan.

setelah itu, lakukanlah perbandingan antara visi hidup yang sudah kita tulis dengan kenyataan-kenyataan hidup yang kita rasakan sekarang dan kita peroleh, apakah sudah mencapai visi atau masih dalam proses atau bahkan sangat melenceng dari visi yang telah kita buat tadi.

Pertimbangkan bahwa visi hidup yang telah kita susun adalah realistis dan terukur (measurable), karena kita harus menyadari kekuatan dan kelemahan diri kita ketika kita hendak mencapai sebuah hidup impian/ideal.
Setelah menganalisis kerealistisan dari visi hidup kita, selanjutnya adalah buatlah target hidup yang ingin kita capai dengan keseuaian kondisi kekuatan dan kelemahan yang kita miliki.

2. Mengembangkan harapan

Cara untuk mengembangkah harapan adalah kita harus memulainya dengan menyadari kekuatan kita sendiri, apa saja prestasi dan keunggulan yang telah kita raih, sekali-kali wajar kita untuk memuji diri sendiri, hal ini sangat berguna untuk menghindari keputusasaan dalam hidup kita dan meraih harapan di masa depan.

Selanjutnya mulailah bergaul dengan orang-orang, teman-teman yang memiliki kekuatan positif dan berprestasi, karena lingkungan akan sangat membantu kita menemukan jati diri dan mempengaruhi kita untuk melakukan hal yang serupa. jika kita bergaul dengan lingkungan yang baik, positif dan penuh semangat, inshaallah ini akan berefek terhadap kita juga dalam menemukan semangat dan harapan.

Langkah selanjutnya adalah lakukanlah aktivitas yang menyenangkan, cintai pekerjaan dan aktivitas kita, karena mencintai apapun yang kita lakukan akan sangat membantu kita selalu berpikiran positif, berprestasi dan penuh harapan yang tinggi.

Harapan akan selalu ada jika kita terus berusaha menemukannya, kuncinya adalah terletak pada diri kita sendiri, apakah kita mau berubah dan berusaha atau tidak, orang lain hanya bisa mendoakan, sementara kitalah yang menjalaninya. Jangan pernah menyerah terhadap kenyataan-kenytaan hidup sepahit apapun, akan selalu ada harapan yang tersebunyi di dalamnya, akan ada sebuah harapan yang tersisa layaknya dalam sebuah Kotak Pandora

Dewi Triana
Guru, dosen, blogger, penulis lepas, dan pemerhati pendidikan

Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin… antara Takdir dan Harapan

Wanita dengan segala macam kehidupan dan problematika yang dihadapi, terkadang menyisakan sejumlah pertanyaan. ketika kita dihidupkan dengan tanggungjawab dan amanah yang luar biasa sebagai seorang perempuan, dimana kita berdiri dengan sembilan perasaan dan satu akal. sementara di luar sana kita sebagai wanita dituntut untuk bisa berlaku dan berjuang untuk kehidupan layaknya sebagai mana pria. apa yang bisa kita lakukan?

Sebetulnya ketika kita dihidupkan dengan takdir yang melekat, itulah sebetulnya milik kita, hak kita dan porsi yang Allah beri untuk kita. permasalahannya terkadang apa yang kita harapkan dengan takdir di masa depan terkadang berbeda dengan kenyataaan takdir yang diperoleh… bukan tanpa alasan Allah SWT memberi kita takdir yang tidak sesuai dengan harapan kita sebagai manusia, pasti ada rencana Allah yang terbaik dibalik itu semua…

Tantangannya adalah bagaimana kita menyikapi hal-hal yang tidak kita harapkan itu terjadi, bahkan mengubah sesuatu yang tidak kita sukai menjadi hal yang membangkitkan semangat dan motivasi kita untuk terus menghadai hidup bahkan menikmatinya dan mensyukurinya…

Wanita dengan problematika yang dihadapi, yang menutut kita berlaku bijaksana like a “Wise Woman”. to be a “Wise Woman” merupakan sebuah padana kata yang terkadang sangat gampang diucapkan, akan tetapi sulit sekali dilaksanakan. karena kita wanita, terkadang ketika menghadapi perosalan hidup selalu mengedepankan emosi ketimbangan akal sehat. Disinilah porsi logika, panduan moral dan barir religi perlu di padu padankan untuk menjadi pondasi kita sebagai wanita menghadapi segala macam problematika hidup.

Ada beberapa hal yang bisa saya sarankan kepada teman-temanku sesama wanita yang baik hatinya dan di muliakan oleh Allah SWT ketika kita dihadapkan dengan takdir dan problematika hidup, diantaranya melaui :

  1. Kepercayaan (Believing)

Sebagai wanita yang beragama dan beriman, kita harus percaya dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT memiliki rencana yang terperinci dan terbaik untuk semua hambaNya, termasuk kita kaum perempuan. Manusia wajib percaya bahwa Allah tidak akan memberikan takdir baik itu takdir baik maupun buruk tanpa menyimpan hikmah di baliknya. Percaya adalah kunci utama dari ketenangan hati. Jika percaya akan rencana Allah SWT yang terbaik maka tidak akan ada khawatir ataupun rasa sedih dalam cara menyikapi takdir Allah dan merupakan cara meningkatkan akhlak sebagai umat mukmin.

2. Yakin dengan kebenaran takdir (Sure of the Truth destiny)

Kita sebagai wanita beriman tidak boleh ragu akan takdir Allah, wajib untuk membenarkan bahwa Allah tidak pernah merencanakan sesuatu tanpa hikmah yang mulia dan tanpa rencana yang lebih indah ke depannya. KIta sebagai manusia harus membenarkan bahwa hidup selalu berputar, sikapi takdir Allah dengan cara membenarkannya baik itu takdir baik ataupun takdir buruk sebab hal demikian termasuk keutamaan berbaik sangka kepada Allah.

3. Tawakal

Cara menyikapi takdir Allah yang terbaik adalah dengan bertawakal, yaitu dengan berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT dalam menghadapi atau menunggu harapan di waktu terbaik yang ditentukan olehNya.
Tawakal bukan hanya menyerah dan berdiam diri saja, tetapi wajib disertai dengan usaha yang sungguh sunguh untuk mengubah keadaan atau takdir yang dialaminya. Wajib selalu percaya bahwa Allah SWT akan memberikan segalanya yang terbaik sesuai usaha yang dilakukan hamba Nya. Jika berusaha baik, maka akan menerima hasil yang baik, jika belum mendapatkan hasil yang diinginkan, tetap wajib terus berusaha dan berdoa.

4. Instrospeksi diri (self introspection)

Kita sebagai wanita tentu pernah berbuat kesalahan baik secara sadar maupun tidak sadar, contohnya ialah sudah mengetahui tentang perbuatan yang termasuk dosa tetapi tetap melakukan perbuatan tersebut, akibatnya takdir Allah akan mengikuti sesuai perbuatan yang dilakukan. Oleh karena itu kita, kita sebagai wanita dituntut selalu untuk mengintrospeksi diri kita, mengevaluasi diri kita agar kita mengetahui hal-hal mana saja yang salah dalam diri kita dan berusaha mengubahnya menjadi lebih baik. tidak pernah ada kata terlambat dalam memperbaiki diri. Be Positivelly for the future…

5. Mohon rahmat dan pertolongan Allah SWT

Cara menyikapi takdir ialah dengan memohon rahmat Allah agar mendapat hikmah yang  terbaik dan diberi takdir yang lebih baik pula ke depannya. Allah maha pemurah, setiap manusia yang memohon dengan kesungguhan pasti akan dikabulkan.
Takdir ialah bagain dari kuasa Allah, untuk menghadapinya sebagai makhluk yang lemah wajib untuk memohon pertolongan Allah agar dapat menjalani dan mengambil keputusan sesuai petunjukNya.

Wanita teman-temanku yang baik hatinya dan di muliakan Allah SWT. selalu berpikiran lah yang positif atas segala sesuatu yang terkjadi pada diri kita. MAsa depan terbaik akan selalu menunggu kita, sambutlah ia dengan lepang dada dan hati ikhlas. semoga kita semua di rahmati Allah SWT…

Takdir terbaik akan selalu menunggu kita semua dan ikhlaskan lah takdir yang tidak sesuai dengan harapan kita, karena itu merupakan batu pijakan untuk kita melangkah dalam hidup selanjutnya… harapan selalu ada bagi ia yang mau berusaha mengubah mindset terhadap takdir kita… menjadikan kesusahan sebagai ladang amal dan mengubah kegundahan menjadi sebuah anugerah kenikmatan…

“Daun yang jatuh tidak pernah penah membenci angin, ia mengikhlaskan semuanya…”

dewi triana bandung

Dewi Triana

Guru, dosen, blogger, penulis lepas, dan pemerhati pendidikan

*sedang menempuh program Doctoral

Kartini tanpa tanda jasa…

Wanita… tatkala kita membahas tentang wanita, buah karyanya juga sepak terjangnya, terkadang tak ada habis-habisnya. Perjuangannya yang banyak terdengar bukan hanya di bidang-bidang kajian intelektual tetapi bahkan dalam kehidupan-kehidpan sederhana. Jika kita melihat fenomena sekarang ini, banyak kaum wanita yang bekerja melebihi batas kemampuan hakikinya sebagai wanita, bekerja siang malam untuk mencari rezeki hanya untuk keberlanjutan hidup anak-anaknya, banyak wanita yang berprofesi sebagaimana layaknya seorang pria, mulai dari menjai supir ojek online, berjualan keliling membawa pikulan berat, bahkan pekerjaan-pekerjaan lain yang bukan selayaknya patut dikerjakan seorang wanita. tetapi wanita melakukannya… bukan tanpa alasan, bukan tanpa adanya keinginan mandapatkan yang lebih baik… tetapi karena tuntutan kebutuhan anak-anaknya, hidup putra-putrinya, dan masa depan mereka kelak.

Lantas pertanyaannya… dimanakah laki-laki berada???

Pertanyaan yang tidak pernah ada jawaban selama ini, tidak menyalahkan kaum laki-laki atas nama suami. begitu peliknya kehidupan yang dihadapi… berbagai alasan muncul sehingga peran suami atas keidupan kita kaum kartini tidak ada lagi… entah dimana dan harus menyalahkan siapa… tapi ini fenomena dan takdir yang harus dihadapi.

banyak wanita-wanta indonesia kini menjadi kartini yang sesungguhnya, bertanggungjawab penuh atas kehidpan keluarga, putra-putrinya dan bahkan ia tidak peduli lagi dengan diri dan keselamatannya. Pulang larut malam hanya untuk mencari kehidupan buat keluarga dan anak-anaknya. untuk keberlajutan hidup keluarganya…

jika dunia tau apa yang ada dihati kami, wanita pejuang…Kami sebetulnya tidak mau seperti ini, yang kami mau sebenarnya kembali menjalani fungsi sebagai istri dan ibu yang bisa full mengurus rumah dan anak-anak. mempersiapkan mereka menjadi seseorang yang luar biasa di masa depan. Tetapi angan-angan dan keinginan itu kami hempaskan karena ada tuntutan lain yang harus kami penuhi, kami harus mampu berjuang dan berperan sebagai ayah dan ibu sekaligus dalam mencari penghidupan, jika kami tidak melakukan ini… bagaimana kehidupan anak-anak kami nanti… mungkin itu jeritan yang ada di hati perempuan Kartiniku tanpa tanda jasa.

Wanita pejuang… bersyukurlah dengan keadaan dan nikmatilah setiap detik perjuanganmu… Tuhan yang akan memperhitungkan keringatmu, bukan lagi manusia. Tuhan tahu sebsar apa perjuangannu, beban dihatimu bahkan setiap tetesan keringat bercampur tangismu akan Tuhan ganti bahkan sangat berlebih… selalu yakin akan itu…

Wanita pejuang… bebesar hatilah dengan apa yang sudah kamu lakukan, tanganmu akan menjadi saksi atas keberhasilan putra putrimu, atas kesahajaan keluarga kecilmu dan Tuhan akan ganti itu semua dengan sangat berlebih… selalu yakin akan itu…

Wanita pejuang… setiap jeritan batinmu, tetesan airmatamu adalah bukti atas semua pahala dan imbalan dari Tuhan… jangan pernah meyerah dengan keadaan, dengan takdir apapun itu dan berbesar hatilah… ketika kita mampu menaklukan itu semua, disana telah menunggu keberhasilan putra-putrimu menyambutmu dengan tangan kesuksesan dan kegembiraan di masa tuamu…

jangan menuyerah wanita pejuangku… Kartini tanpa tanda jasa

dewi triana bandung

Dewi Triana

Guru, dosen, blogger, penulis lepas, dan pemerhati pendidikan

*sedang menempuh program Doctoral

To be a lovable lady… Smart and beautiful

Wanita cerdas adalah laksana berlian, yang akan selalu bersinar sekalipun dalam lumpur, inner beauty dimiliki oleh semua wanita di dunia, hanya tantangannya… mampukan kita memancarkan maksimal inner beauty yang kita miliki itu…

To be a lovable lady… menjadi wanita yang dicintai, disukai, bukanlah dengan cara menunjukan ketangguhannya dengan suara keras, lantang dan kekuatan emosi… cukup dengan tujukan kecerdasan, kecantikan yang hakiki dan merendahkan suara…

Berikut hal-hal yang kita bisa petik dengan penghayatan dan pemahaman sebagai wanita cerdas :

  1. Be a lovable lady…selalu ingin membuat orang-orang sekitarnya menjadi bahagia dengan kehadiran kita, selalu menunjukan keceriaan dan kasih sayang kepada semua orang. Oleh karena itu sebelum bisa membuat orang sekitar kita bahagia, kita sendiri harus berusaha bahagia ladies. Whatever yang terjadi sama kita, baik itu kegundahan, kesedihan atau apapun dalam diri kita, bawalah hal itu dengan senyuman dan be a positif thinking bahwa semua masalah dan rintangan hidup adalah ujian agar kita menjadi seseorang yang mendekati kesempurnaan hati dan bathin. Begitu susahnya memang untuk memange hati dan jiwa karena materi ini tidak pernah ada di bangu kuliah, akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan semakin terlatihnya diri kita menghadapi permasahalan dan kegundahan, jiwa kita akan semakin terlatih untuk bisa kuat menghadapi apapun. dan mulailah merubah mindset kita…. bahwa kita harus bahagia… To be A Lovable Lady…
  2. Be a lovable lady… selalu rendah hati kepada siapapun, apapun yang kita miliki itu bukanlah milik kita, tapi itu adalah pemberian dan anugerah dari Sang Pencipta untuk kita gunakan dengan kebaikan. Secerdas dan secantik apapun seorang wanita, ia tetap haruslah rendah hati, tidak menyombongkan diri dan selalu gunakan kebanggaan yang kita miliki untuk orang banyak ladies…
  3. Be a lovable lady… harus selalu tampil menarik setiap saat. penampilan adalah modal utama sebagai perempuan, untuk dapat tampil menarik ini berkaitan dengan aura yang kita miliki. Pakaian, asesoris dan riasan yang mahal tidak menjamin kita bisa tampil menarik jika kiwa kita tidak dihiasi akhlak dan atitude yang baik. diperlukan sebuah kolaborasi yang saling mendukung antara penampilan fisik dan penampilan sikap agar selalu tampil menarik secara keseluruhan. pemilihan pakaian, riasan dan asosorie yang tidak berlebihan tetapi bisa selalu tampak elegan ditambah lagi dengansikap dan atituide yang baik akan menjadikan kita be a lovable lady

Okk… 3 hal penting diatas wajib kita miliki yaa ladies agar hidup kita selalu dihiasi kebahagiaan bersama orang-orang sekitar…

Dewi Triana