Perempuan Sementara

Engkau adalah perempuan sementara , dimana pun berada engkau tetap perempuan sementara. Kenapa sementara ??? Karena engkau didunia ini hanya sementara…

Lahir ke dunia dalam tempo yang sementara, Menemani orang tua hanya sementara , Menemani saudara-saudara hanya sementara , Menemani pasangan hanya sementara, Bahkan menemani anak-anak pun hanya sementara, Tak ada yang pernah abadi dengan dunia ini…

Lantas kenapa masih marah jika dikatakan engkau perempuan sementara ???

Janganlah pernah berbangga hati dengan kata “Milik”. Tak pernah ada milik di dunia ini. Yang ada hanyalah rezeki. Dan rezeki itu hanya sementara, hanya berlaku di dunia…

Rezekimu memang mungkin lebih banyak dari orang-orang kebanyakan. Akan tetapi itu hanya sementara. Bahkan keberadaanmu pun hanya sementara. Tak ada yang abadi di dunia ini. Semuanya akan hilang pada waktunya…

Kenapa mesti takut kehilangan???

Padahal dirimu sendiri adalah perempuan sementara. Yang bisa hilang atau bahkan kehilangan . Milikmu hanya sementara. Bukan seutuhnya menjadi bagian dirimu . Jangankan orang-orang… Bahkan ragamu sendiri pun adalah sementara…

Kita adalah perempuan sementara. Sementara saja di dunia. Jangan pernah menangis karena kehilangan. Karena kehilangan adalah bagian hidup terindah untuk mendapat ganti yang lebih baik…

Wahai perempuan sementara… simpanlah air matamu untuk sesuatu yang bukan sementara. Akhiratmu… itulah yang tidak sementara

Perbaikilah dirimu wahai perempuan sementara. Karena perempuan sementara tidak akan lagi menjadi sementara dihadapan Tuhan…

dewi triana bandung

Dewi Triana
Guru, dosen, blogger, penulis lepas, dan pemerhati pendidikan
*sedang menempuh program Doctoral


*sedang menempuh program Doctoral

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *