Rumput Liarku

Laksana rumput liar,

Tumbuh dimana saja dan berakar kuat

Menjalar menjadi banyak menyela-nyela tanah

Bergerilya menjalar cepat dan sangat kuat

Tanpa air hujan, ia tumbuh

Tanpa mentari ia kukuh

Tanpa angin sejuk ia tetap bergemuruh

Bernyayi menari dan tertawa bersama dengan riuh

Kenapa kamu tak bisa sepertinya

Kenapa kamu tak bisa sepertinya

Bukankah kuat itu tak harus selalu berotot

Bukankah kuat itu tak juga harus bersuara ngotot

Lemah itu bukan dirinya

Air mata juga bukan cirinya

Karena tanpa hujan, tanpa mentari tanpa apapun dia tetap bersuka cita

Bahkan tanpa pupuk pun ia menjadi gemuk

Diinjak-injak… Disabit-sabit

Ia tak menangis

Ia juga tak pesimis

Ia malah semakin kuat tanpa meringis…

Hey… Perawan tanpa mahkota

Ayo ambil rumput liarmu

Ayo simpan di gelas kaca

Agar jadi cermin dirimu

Agar bisa menertawakanmu jika kamu berurai air mata

dewi triana bandung

Dewi Triana

Guru, dosen, blogger, penulis lepas, dan pemerhati pendidikan

*sedang menempuh program Doctoral

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *